Jumat, 01 Juli 2016

shering

Islam adalah agama yang lurus, agama yang Allah turunkan ke dunia sebagai pelindung, pengayom, dan penjaga hak dan martabat seseorang melalui kalamNya Al Quran.

para makhluk Allah dari benda mati sampai ke sesuatu yg hidup dan bergerak seperti manusia memiliki hak hak selama mereka berada pada agama ini dan meyakini kalamNya.

Namun tidak sepantasnya kita selalu menuntuk hak² di dalam agama yang hanif ini melainkan lebih dulu kita laksanakan kewajiban² yang Allah perintahkan atas kalamNya di dalam Al Quran.

Kewajiban inilah yang menetukan apkah kita layak mendapatkan hak² kita dari Allah, manakala kewajiban dilaksanakan dg baik, maka Allah pasti tidak akan mengingkari janjiNya untuk memberi hak² bg para makhlukNya didunia ini.

adapun disini kewajiban yang akan di bahas adalah kewajiban manusia terhadap RabbNya dalam hal mentaati segala perintahnya untuk menuju keridhaan Allah SWT. antata laki² dan wanita mereka memiliki kewajiban yang sama dalam mentaati Allah SWT. namun dalam aplikasi yg berbeda dan ini tertulis di dalam Al Quran dan As Sunnah.

di antara kewajiban² seorang hamba terhadap Rabbnya adalah penjagaan diri dari bahaya atau murka Allah. terhadap wanita ada kwajiban baginya menutup aurat sbg bukti ketaatannya kepada Allah SWT.

bagi wanita tubuhnya, suaranya adalah aurat, sesuatu yg harus ditutupi kecuali bagi mahromnya saja. sehingga harus lebih berhati hati dlm cara berpakaian dan cara berbicara. sehingga jika mrk mampu menjaga akan dua hal ini niscaya dunia ini akan damai karnanya.

cerpen

setelah kepergian huznu dari sudan membuat kami sedih sejenak, haha karena esok kami tidak lagi pulang bersama seperti saat kami datang ke sudan.

banyak suka duka yang kami rasakan saat kami mengurus berkas² penetapan dan pengesahan kami sebagai mahasiswa di IUA, dari berdesak²an dg org² afrika, juga berdiri mengantri berbaris diluar kantor ditemani trik matahari ala bara api, hehe.

hari ini kami dikejutkan dengan saudara kami yg akhwat bahwa dia tertimpa musibah penyakit TBC, rasanya belum lama huznu meniggalkan kami disudan utk selama²nya (pulang ke indo dan ga balik² lg) kini annisa harus menyusul kembali ke indonesia krn penyakitnya dan tempat pengobatannya yg tidak bersahabat, juga keluarga yg jauh menjadikannya kendala akan dia tetap disini.

aku memang sempat diangkat menjadi amir perjalanan selama dari indonesia ke sudan, namun mngkin akan tetap menjadi amir sampai angkatan kami pulang kembali ke indonesia. mereka selalu saja menjawab akulah amirnya ketika para senior menanyakan tentang siapa amair utk angkatan baru.

naluriku mungkin terlihat seperti aku mencintai nisa, padahal aku hanya berharap apa yg diembankan ust kpd ku tidak ku permainkan. apalagi ketika mendengar nisa sakit, rasanya ingin sekali menjaganya setiap saat sampai ia lekas sembuh, tapi sudan bukan indonesia dan perbedaan itu mbuatku berfikir dua kali utk melakulan hal demikian.

pernah suatu saat adik kelas ku menyindirku tentang nisa, apakah aku menyukainya atau tidak? agar tidak ada prasangka yang tidak² maka lelas kujelaskan kalau aku tidak menyukainya melainkan hanya sebatas aku sebagai amir, dan berharap ini akan terus berlangsung sampai dia mendapat seseorng yg lebih baik dariku.

terkadang aku juga sukan kesal dengannya, selalu saja menolak memberiku no hp akhwat lain kala kuminta padanya, begitu juga dengan hida mereka sama saja, yah aku kan masih muda jadi rasanya centil sedikit tidak apa², haha. prasangka baikku lekas menimpali dan menduga mngkin Allah hendak melindungiku dari derita pedihnya Cinta kala tak terlaksana hanya sampai dibibir saja.

namun huznu, org spertinya bisa dia beri dengan suka rela no hp akhwat yg cantik pula, hemm membuat aku jadi makin kesal saja. sayangnya ketika aku mencoba berkenalan dg akhwat itu, sama saja dia mengacuhkan sikap baikku, yah akhirnya tinggalkan niatku utk PDKT dengannya.

sepuluh bulan berlalu, namun aku masih saja seperti ini, tidak ada yang bertambah dari ilmu bahkan semakin parah, terlebih dalam masalah menggunakan smartphone yg berdata. sosmed itu rasanya sperti magnet yg sulit ditinggalkan sejenak saja walau sehari. aku memang tdk seperti mereka yg mampu mengendalikan diri atas kehendak smartphone.

aku memcoba memutuskan meninggalkan smartphone dan menggunakan hp biasa, berharap kesungguhanku mencari ilmu lebih bergairah. selalu ada ketenangan dibalik hal buruk yg ditinggalkan. khortum 01-07-2016 M/ 26-08-1437 H.

Kamis, 30 Juni 2016

Teaching

laki laki sejatinya didunia ini tidak ada yang mampu menahan gejolak nafsunya dengan sempurna, itu terbukti ketika nabi kita Yusuf AS. bahkan tak mampu menahan gejolak nafsu yang ditimbulkan oleh Zulaikha, melainkan Allah melindunginya dengan rahmatNya.

Semua Nabi adalah manusia, tapi tidak semua manusia terjaga kesuciannya seperti nabi. mencintai adalah fitrah manusia, namun nafsu terkadang mengeluarkan jiwa dari koridor garis edarnya, sehingga banyak yang terjerumus menjadi nista karena tak pandai mengendalikan nafsunya namun mengkambinghitamkan cinta, dan berhujjah memcela atas nam cinta.

perlu diketahui oleh manusia baiknya kaum hawa, bahwa laki laki yang sebenarnya mencintai seorang wanita adalah yang bersedia menjumpai ayahnya untuk melamarnya. Era modern ini menjadikan para syeitan semakin lihai berbuat makar untuk menjadikan manusia sebagai budaknya. sehingga berhati hatilah terhadap para pria, terlebih kepada pria yang berpenampilan sempurna, seperti akhlak yang tiada noda.

untuk wanita, jangan mencintai laki² yang engkau kagumi, karena bisa saja dia memanfaatkanmu dan merusak kesucianmu. bahaya terbesar bagi wanita adalah mereka senang mengagumi pria yang menurut mereka layak dikagumi. para lelaki yang istimewa yang layak dikagumi adalah lelaki yang sah menjadi hakmu, yang lain dari itu adalah bencana. kekagumanmu terhadap mereka bisa menjadi ajang bagi mereka merusak kesucianmu. oleh karena itu, menghindari hal demikian adalah sesuatu yang tepat.